Senin, 02 November 2015

Jalan-Jalan ke Kebun Raya Bogor



Mungkin Anda pernah atau sering mendengar tempat-tempat pariwisata yang ada di Indonesia. Sangat banyak!. Namun saya tidak ingin mengajak Anda untuk membahas semua itu, melainkan hanya satu saja. Kebun Raya Bogor.

Jika Anda pernah ke Kota Bogor bisa dipastikan Anda tahu dan bahkan sempat mengunjungi Kebun Raya Bogor (walopun cuma melihat dari luar pagar pembatas) karena Kebun Raya Bogor ini tidak benar-benar berlokasi di daerah perkebunan, melainkan di tengah-tengah Kota Bogor! Bisa terbayang kan bagi Anda yang belum pernah melihatnya atau bahkan baru kali ini membaca kata "Kebun Raya Bogor" atau artikel ini ?

Jika Anda baru pertama kali atau baru mau akan mengunjunginya pertama ini dalam hidup Anda, saran saya adalah Anda masuk lewat pintu utama. Karena apa ? Karena disana Anda bisa menggunakan mobil keliling Kebun Raya Bogor.
Jika Anda berniat mengelilingi semuanya dengan jalan kaki, itu mungkin saja tetapi akan membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Sehingga akan sangat melelahkan dan bisa saja ada sebagian tempat yang tidak terkunjungi karena Anda belum tau tempat dan kondisi disana. Dan bisa juga Anda tersesat di dalam (pengalaman bertemu sekeluarga tersesat mencari pintu keluar).
Maka lebih aman jika Anda menggunakan mobil keliling Kebun Raya Bogor. Sekitar 20 menitan berkeliling dengan mobil Kebun Raya Bogor sudah cukup membuat Anda bisa menjawab apa-apa saja yang ada di Kebun Raya Bogor, itu jika Anda memperhatikan guide yang menyampaikan informasi lewat pengeras suara yang sekaligus bertindak sebagai supir mobil KRB.

Harga tiket masuk KRB untuk Dewasa dipatok Rp 15.000 dan Anak-anak Rp 10.000. Sedangkan harga tiket untuk menaiki mobil KRB sama, yaitu Dewasa Rp 15.000 dan Anak-anak Rp 10.000.
Namun jika Anda mengunjungi pada hari Sabtu, Anda dapat membawa masuk mobil Anda ke Kebun Raya Bogor...

Bersambung

Minggu, 01 November 2015

Kebersamaan dengan Anak Itu Bukan Cuma Kualitas Tetapi juga Kuantitas ya Bunda, Ayah



Mungkin sepertinya terbalik ya ? Biasanya kita mendengar, kebersamaan dengan anak yang penting kualitas, bukan kuantitas. Biar sebentar yang penting waktu-waktu bersama anak itu berkualitas tinggi. Kira-kira begitu premis yang banyak terjadi. Apakah benar ?

Selalu ada "Kuota Minimal"

Pada kenyataannya selalu ada kuota-kuota minimal yang harus Anda penuhi untuk bersama anak Anda. Kualitas tidak dapat menggantikan kuantitas yang terlalu sedikit. Hanya “bertemu” anak 10 menit sehari bisa jadi tidak cukup untuk si kecil. Walaupun terkesan 10 menit itu sudah sangat maksimal di mana perhatian Anda penuh untuk mereka.

Anak butuh sosok orang tua secara lengkap, baik ayah atau pun ibu. Jika Anda berdua adalah orang tua yang bekerja, maka Anda berdua wajib mengagendakan waktu yang cukup dengan anak-anak. Untuk satu orang tua, setidaknya minimal 1 jam sehari bisa berinteraksi full dengan anak. Variasi kegiatan bisa menemani mengerjakan PR, menyiapkan makanan, bermain bersama, dll. Jika pun salah satu sedang sibuk, maka harus bergantian dengan pasangan agar anak tak “kosong” dari sosok orang tua.

Bagaimana Jika Realitanya Memang Tidak Bisa?

Lalu bagaimana jika realitanya pada weekdays Anda memang tak bisa “bertemu” anak? Pagi hari Anda harus berangkat sebelum mereka bangun dan saat pulang mereka sudah tidur. Ini kondisi darurat. Maka di sela-sela waktu kerja Anda wajib menyempatkan diri menghubungi mereka walau via telepon. Sebaiknya minimal 2 kali sehari. Lalu, pada weekend, ada satu hari yang memang Anda dedikasikan khusus untuk mereka.